Hadiah Milad Penuh Makna, Tiga Perwakilan YPGM Tunaikan Ibadah Umrah Tahun 2026

Bandar Lampung — Sebagai wujud apresiasi dalam rangka Milad ke-15 Yayasan Pendidikan Global Madani (YPGM) tahun 2025, tiga perwakilan civitas akademika dan tenaga pendukung yayasan berkesempatan menunaikan ibadah umrah pada 2–13 September 2026. Perjalanan spiritual ini menjadi momen istimewa bagi para penerima doorprize untuk beribadah di Tanah Suci sekaligus memperkuat rasa syukur atas kesempatan yang diberikan.

Ketiga penerima hadiah tersebut adalah Ida Ardila, S.Pd., Gr., guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA Global Madani; Yusnia Rafida, S.Pd., Gr., guru Kimia SMA Global Madani; serta Soeleman, tenaga bangunan YPGM. Keikutsertaan mereka mencerminkan apresiasi yayasan kepada individu yang menjadi bagian dari lingkungan pendidikan Global Madani, baik dalam pelaksanaan pembelajaran maupun dukungan terhadap sarana dan prasarana pendidikan.

Perjalanan umrah berlangsung selama 12 hari, dimulai dari keberangkatan melalui Bandara Radin Inten II, Lampung, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, kemudian melanjutkan penerbangan transit melalui Abu Dhabi sebelum tiba di Arab Saudi.

Menapaki Kota Madinah, Menguatkan Kerinduan kepada Rasulullah

Setibanya di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Madinah. Kota yang menyimpan sejarah penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah saw. Ini menjadi tujuan awal untuk menjalani rangkaian ziarah dan ibadah.

Selama berada di Madinah, jamaah berkesempatan menziarahi Raudhah, salah satu tempat yang menjadi tujuan utama para peziarah di Masjid Nabawi. Rangkaian perjalanan juga mencakup kunjungan ke sejumlah tempat bersejarah, antara lain Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, dan kebun kurma.

Jamaah turut mengikuti ziarah ke sejumlah lokasi yang berkaitan dengan sejarah Islam, termasuk Masjid Al-Ghamamah, Saqifah Bani Sa’idah, serta masjid-masjid yang dikenal dengan nama Abu Bakar dan Ali bin Abi Thalib. Rangkaian ziarah di Madinah menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Rasulullah saw. dan para sahabat.

Menunaikan Umrah di Tanah Suci Makkah

Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Madinah, jamaah melanjutkan perjalanan menuju Makkah untuk menunaikan ibadah umrah. Sebelum memasuki Tanah Haram, jamaah mengambil miqat di Bir Ali untuk memulai rangkaian ibadah sesuai ketentuan.

Setibanya di Makkah, jamaah mempersiapkan diri untuk melaksanakan umrah pertama pada malam hari. Ibadah yang berlangsung sekitar pukul 21.00 hingga 02.30 waktu setempat tersebut menjadi salah satu momen utama dalam perjalanan spiritual mereka.

Selama berada di Makkah, jamaah juga memiliki kesempatan untuk beribadah secara mandiri dan mengikuti rangkaian ziarah ke sejumlah tempat bersejarah. Kunjungan meliputi Jabal Tsur, Jabal Rahmah di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Pada kesempatan tersebut, jamaah juga mengambil miqat di Tan’im untuk melaksanakan umrah badal.

Selain rangkaian ibadah dan ziarah, jamaah mengunjungi Kota Thaif untuk melihat peternakan unta, pasar buah, pabrik parfum, serta berziarah ke makam Abdullah bin Abbas. Perjalanan ini memberikan kesempatan untuk mengenal lebih jauh suasana kehidupan masyarakat dan sejarah Islam di kawasan Arab Saudi.

Perjalanan Spiritual yang Penuh Makna

Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Makkah, jamaah melaksanakan tawaf wada’ sebelum meninggalkan kota tersebut. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Jeddah, termasuk kunjungan ke Museum Al-Moudi, sebelum bertolak kembali melalui Bandara Internasional King Abdulaziz.

Pada hari ke-11, jamaah memulai perjalanan pulang dengan penerbangan dari Jeddah menuju Abu Dhabi dan dilanjutkan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Setelah beristirahat di hotel transit, perjalanan diteruskan menuju Lampung pada hari ke-12, menandai berakhirnya rangkaian perjalanan umrah tahun 2026.

Perjalanan ini bukan sekadar hadiah, melainkan kesempatan berharga untuk memperdalam spiritualitas, meningkatkan rasa syukur, serta membawa pulang pengalaman yang diharapkan memberi makna bagi kehidupan pribadi maupun lingkungan kerja.

Melalui pemberian hadiah Milad ke-15 ini, Yayasan Pendidikan Global Madani juga menghadirkan bentuk apresiasi yang bermakna bagi para bagian dari keluarga besar yayasan. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai keislaman diharapkan terus tumbuh dalam lingkungan pendidikan Global Madani.

Semoga perjalanan ibadah ini menjadi pengalaman yang penuh keberkahan, membawa kebaikan bagi para jamaah, serta memperkuat semangat untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan visi insan Islami, cerdas, dan bermartabat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top